Melatih Balita Mandiri

Desember 1st, 2009 by zahraaulia

Id

Id

Sikap mandiri sudah dapat dibiasakan sejak anak masih kecil. Mulai dari memakai pakaian sendiri, menalikan sepatu atau bermacam pekerjaan-pekerjaan kecil sehari-hari lainnya. Kedengarannya mudah, namun dalam prakteknya pembiasaan ini seringkali banyak hambatannya. Tidak jarang orang tua merasa tidak tega atau justru tidak sabar melihat si kecil yang berusaha menalikan sepatunya selama beberapa menit, namun belum juga memperlihatkan hasilnya.

Memang masalah yang dihadapi anak sehari-hari dapat dengan mudah diatasi dengan adanya campur tangan orang tua. Namun cara ini tentunya tidak akan membantu anak untuk menjadi mandiri. Ia akan terbiasa tergantung kepada orang tua apabila menghadapi persoalan atau hal-hal yang kecil sekalipun.

Ada beberapa upaya yang dapat dilakukan orang tua untuk melatih dan membiasakan balita menjadi mandiri :

1. Beri Kesempatan Memilih

Beri kesempatan si kecil membuat keputusan sendiri dalam lingkup kecil sejak dini agar kelak ia terbiasa menentukan serta memutuskan sendiri hal-hal dalam kehidupannya. Misalnya, sebelum menentukan menu di hari itu, ibu bisa memberi beberapa alternative masakan yang dapat dipilih anak untuk makan siangnya. Demikian pula dalam memilih pakaian yang akan dipakai untuk pergi jalan-jalan atau ke pesta ulang tahun temannya.

2. Hargailah Usahanya

Hargai sekecil apapun usaha yang diperlihatkan anak untuk mengatasi sendiri kesulitan yang ia hadapi. Misalnya, si kecil membutuhkan waktu lama untuk membuka sendiri bungkus snacknya. Sebaiknya orang tua memberi kesempatan padanya untuk mencoba dan tidak langsung turun tangan untuk membantu membukakannya. Jelaskan juga padanya bahwa untuk membukanya akan lebih mudah kalau menggunakan gunting. Kesempatan yang Anda berikan ini akan dirasakan anak sebagai penghargaan atas usahanya, sehingga akan mendorongnya untuk melakukan sendiri hal-hal lainnya.

Continue reading…

Ciptakan Rumah Aman bagi Si Kecil

Nopember 19th, 2009 by zahraaulia

Bayi Sehat

Bayi Sehat

Membutuhkan banyak kesabaran untuk merawat dan mengasuh anak kecil, berusia batita hingga balita, apalagi yang aktif. Bawaan alami anak-anak ialah selalu ingin tahu. Bayi kerap memasukan benda-benda ke dalam mulut untuk mengetes, apakah itu enak dimakan atau tudak.

Bahkan, anak-anak usia bawah tiga tahun bisa jadi memasukkan barang-barang ke hidung, atau telinga. Setiap orang di dalam keluarga, bukan hanya orang tua kandung, meski paham aturan keamanan bagi si bocah.

Setiap rumah dengan seorang bayi atau anak kecil harus memiliki lingkungan aman bagi mereka. Itu berarti, semua benda-benda dan hal berbahaya harus dijauhkan dari jangkauan anak. Berikut ada beberapa tips yang layak diingat oleh orang dewasa.

  • ¥ Anak jangan ditinggal dalam mobil atau rumah sendirian hingga mereka cukup tua untuk menjaga diri sendiri bila ada situasi gawat. Bayi dan anak-anak kecil harus diawasi di setiap saat. Bahkan bayi usia satu tahun tahu bagaimana menggulingkan tubuh di atas meja. Anda bayangkan, itu hanya membutuhkan beberapa detik sebelum terjadi musibah!
  • ¥ Jaga obat-obatan dan bahan beracun jauh dari jangkauan anak kecil jika perlu simpan dalam tempat terkunci. Anda bisa memperoleh stiker khusus dari toko bahan kimia untuk menandai botol-botol obat dan racun. Dengan itu, anda bisa mengajari anak mengenali foto dan simbol bahwa isi di dalam botol adalah buruk untuk dimakan atau diminum. Jangan lupa pula, segera bersihkan cairan, cat, bubuk dan bahan kimia yang tercecer atau tersimpan dalam tempat makanan lama.

Continue reading…